Label: curhat
"lagi mimpi jalan-jalan sama diana di australia". "mami".. kata-kata yang tak pantas diucapkan kepada seorang yang hanya berstatus teman.
selingkuh, kata itu tak membuat aku takut, kalau hanya sekedar pacaran, karena status belumlah memiliki dan bisa cari gantinya, gampang. tapi kalau sudah menikah sakit rasanya. aku gk tau ternyata karma itu sakit, baru sedikit yang dinampakkan tuhan sudah begini rasanya.
tapi ya sudah hidup terus berjalan, dan gak berhenti disini.
Hadapi, hanya itu yang bisa dilakukan, membesar-besarkan masalah yang kecil katanya, sesuatu akan menjadi besar apabila dibiarkan, bagiku memikirkan perempuan lain dibelakang istri itu sudah berkhianat.
mendramatisir keadaaan ku kira itu yang dilakukan perempuan yang menderita, ternyata tidak perasaan itu memang begitu, tergores hingga air matapun tak mampu mengalir lagi karen padihnya hati.
Label: curhat
aku tau kalau kelemahan aku memang mempunyai segunung kelemahan apalagi kekurangan. tapi aku juga punya hak untuk bahagia dan mengharapkan bahwa suami tidak akan berhubungan dengan wanita lain bahkan memikirkan wanita lain saja pasti wanita tidak akan mau.
Aku sudah dua kali memergoki di chating dengan perempuan itu. dan dapat dibayangkan betapa mendidihnya hati ini, kalau bisa laptop itu kubanting, kata-katanya begitu mesra, dan tersirat betapa berbunga-bunga dan senangnya dia merangkai kata demi kata dan selalu membahas cerita yang sepengetahuan ku sudah berulang-ulang kali dibahas. padahal aku tau dia paling tidak suka membahas hal yang tidak berguna dan mengulang pembahasan yang sama, tapi dengan wanita itu...
pedih rasanya, ingin rasanya aku mendamprat perempuan tidak laku itu. aku muak, tapi apa gunanya suamiku yang selalu memulai, dan perempuan tak laku dan putus asa itu melayaninya. aku harus gimana...
sekarang hati ini masih begitu pedih, selama ini aku teman-temanku selalu curhat padaku, tapi sekarang masalah itu menimpa ku. aku mau curhat dengan siapa, kalau dulu ada ibuku yang mau mendengar dan menasehati aku. dan setelah ibuku tiada suamiku yang menjadi tempat ku mengadu, kalau begini keadaannya aku harus ngomong dengan siapa... aku sedihh sekali.
aku tak bisa memberi tahu masalah ini kepada orang atau saudaraku sendiri karena selama ini aku menyanjung suamiku didepan mereka. rasanya aku sudah gak tahan lagi..
Ingin pergi tapi anakku bagaimana, tak mungkin mereka kubawa, merekapasti menderita denganku.
sekarang aku hanya pasrah, dan untuk sekarang aku tak akan berusaha menyelesaikan masalah ini,aku akan menata hidupku lagi, dan kalau aku berpikir lelaki itu tidak sama selama ini sekarang tidak, lelaki itu sama aja. dan aku melihat sepertinya suamiku secara tersirat memberikan aku kebebasan, akan kumanfaatkan, akan kubalas dia. biarlah rumah tangga ini berjalan begitu aja, mau hancur atau baik aku tak mau pusing.. yang penting bersenang-senang... masih muda kok.. dia bisa kenapa aku tidak.
Label: curhat
berarti ini nyata-nyata belum jelas apakah boleh atau tidak, dan masih ragu-ragu. karena semuanya memiliki kepentingan dan kitalah para konsumen ini yang menjadi korbannya, dijadikan barang eksperimen secara terselubung. seharusnya hal ini dituntaskan dulu baru bisa diedarkan prodak-prodak ini, karena ini demi kesehatan dan masa epan anak-anak bangsa, tapi kalau saya punya solusi lebih baik jangan digunakan dulu sampai semuanya jelas. dan pada dasarnya masakan indonesiaitu sebenarnya enak walaupun tanpa msg, hanya kita saja yang harus bisa meracik rempah alami indonesia.
Masyarakat menyumbang agar dombanya cepat sembuh begitu katanya, begitu melihat jagoannya jatuh. Kegiatan mengadu domba ini sudah berlangsung semenjak 60 tahuanan yg lalu, domba ini berlaga hanya menggunakan tanduknya saja jika diadu. Biar makin ramai juga diiringi tarian gamelan.
Setiap domba dipakaikan asesoris biar lebih menarik. Setiap pertandingan bisa ratusan domba yang diadu, dan domba yang layak diadu harus berumur sekitar 1 tahun, penilaian diambil dengan beradu tanduk hingga 20 kali, biasanya dilihat dari cara domba mementalkan lawan. Digarut memang banyak peternakan domba, berbeda dengan domba biasa , domba garut telinganya lebih pendek dan tanduk lebih keras, sehingga dijadikan domba aduan, harga domba di garut bisa mencapai 150juta, kehebatan domba garut dinilai dari kekuatan tanduknya ketika berlaga. Sebelum berlaga domba diperlakukan khusus.
Perlakuan khususnya domba harus dimandikan dulu, walaupun agak susah, karena domba garut tidak biasa mandi. Mandinya menggunakan sabun khusus agar domba lebih steril dan bebas dari kuman. Lalu diberi makanan yang banyak agar berstamina dan rentetan ritual para pengadu.
Hanya saja segala sesuatu yang bersifat pertandingan yang memakai unsure kalah menang selalu dikotori dengan ulah beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka melakukan taruhan untuk setiap pertandingan.
sungai pesang, sungai yang berada di nangru aceh darussalam, beureun, ini begitu memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya, khususnya penambang pasir. Kehidupan mereka bergantung pada sungai ini. Setiap harinya mereka dapat menghasilkan 21 kapal pasir . dengan menggunakan alat seadanya seperti pengeruk yang terbuat dari besi yang berbentuk kerucut dan bertangkaikan kayu. Mereka berendam seharian dan mengeruk pasir dari dasar sungai yang jika belum biasa akan merasakan beratnya pengeruk dari besi itu.
Tak bisa dibantah lagi sungai ini begitu vital fungsinya. Keruhnya air tidak menghentikan langkah mereka untuk mencari nafkah bagi keluarga mereka. Penambang pasir akan banyak meraup pasir lebih banyak di bulan November dan Desember, karena musim hujan datang pada bulan itu dan banyak mengangkut pasir disetiap aliran sungainya, setiap harinya mereka bisa meraup Rp 90.000 setelah dipotong uang sewa kapal dan bahan bakar.
Karena pukat harimau sudah begitu membahayakan laut dan perekonomian para nelayan, banyak masyarakat nelayan yang beralih ke pukat darat. Pukat darat merupakan jaring yang ditarik dari darat, jaring yang berukuran 500m ini ditarik beramai-ramai dari tepi pantai, jaring terbuat dari ijuk dan biasanya berbeda warna dan diujungnya dipautkan sebuah jerigen sebagai tanda. Mereka memulai penangkapan dengan melaut untuk melepaskan jarring. Keranjang disiapkan untuk hasil tangkapan, setiap keranjang berisi 60 kg ikan.
Setelah ikan dibawa kepasar mereka kembali lagi ke laut, sebagian menunggu ditepi laut. Diatas perahu jaring sepanjang 500 m yang telah disusun akan dilepaskan, mereka berputar utk membuka jaring dan ini harus dengan cepat agar ikan tidak lari. Perahu terus berputar dan jaring terus diturunkan , pukat darat biasanya dilakukan dari pagi hingga siang hari, mereka bisa empat kali menebar pukat sepanjang hari. Semakin banyak tangkapan semakin sering pukat disebar, jaring selesai diturunkan, para nelayan kembali kepantai utk menarik jaring, langkah nelayan seirma menarik jaring ke pantai dgn berjalan miring. Jaring biru telah terlihat para nelayan bergegas utk menarik jarring,jika mendapatkan ikan sedikit penjaringanpun dihentikan karena akan membuang waktu dan tenaga saja. ikan bilih biasanya yang menjadi sasaran para nelayan, karena sekilonya ikan bilih dihargai 90.000 per kgnya.
