emosi, geram,pedih itu yang sedang aku rasakan sekarang ini. dan perasaan ini jarang atau mungkin tak pernah aku alami. suamiku dua kali kepergok chat ama perempuan lain, walaupun tidak vulgar tapi kemesraan terpancar dari setiap tulisannya.
"lagi mimpi jalan-jalan sama diana di australia". "mami".. kata-kata yang tak pantas diucapkan kepada seorang yang hanya berstatus teman.
selingkuh, kata itu tak membuat aku takut, kalau hanya sekedar pacaran, karena status belumlah memiliki dan bisa cari gantinya, gampang. tapi kalau sudah menikah sakit rasanya. aku gk tau ternyata karma itu sakit, baru sedikit yang dinampakkan tuhan sudah begini rasanya.
tapi ya sudah hidup terus berjalan, dan gak berhenti disini.
Hadapi, hanya itu yang bisa dilakukan, membesar-besarkan masalah yang kecil katanya, sesuatu akan menjadi besar apabila dibiarkan, bagiku memikirkan perempuan lain dibelakang istri itu sudah berkhianat.
tapi bagaimanapun juga aku intropeksi diri, aku yakin banyak kesalahan padaku, kurang jujur, kurang setia, kurang cantik, kurang ibadah dan lebih lagi aku kurang kaya. mungkin suatu saat aku akan meninggalkannya, karena aku merasa tidak cocok dengannya. dia begitu tinggi, aku akan mempersiapkan segalanya. aku berharap suatu saat nanti anakku terbiasa dengan keadaan dan ketiadaanku. aku berharap suamiku akan mendapatkan orang yang dirasakan cocok dengannya terutama anakku."lagi mimpi jalan-jalan sama diana di australia". "mami".. kata-kata yang tak pantas diucapkan kepada seorang yang hanya berstatus teman.
selingkuh, kata itu tak membuat aku takut, kalau hanya sekedar pacaran, karena status belumlah memiliki dan bisa cari gantinya, gampang. tapi kalau sudah menikah sakit rasanya. aku gk tau ternyata karma itu sakit, baru sedikit yang dinampakkan tuhan sudah begini rasanya.
tapi ya sudah hidup terus berjalan, dan gak berhenti disini.
Hadapi, hanya itu yang bisa dilakukan, membesar-besarkan masalah yang kecil katanya, sesuatu akan menjadi besar apabila dibiarkan, bagiku memikirkan perempuan lain dibelakang istri itu sudah berkhianat.
mendramatisir keadaaan ku kira itu yang dilakukan perempuan yang menderita, ternyata tidak perasaan itu memang begitu, tergores hingga air matapun tak mampu mengalir lagi karen padihnya hati.
Label: curhat
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar