pro kontra msg

MSG, kata Nurhasan (Public Interest Research and Advocacy Center-PIRAC) , dapat menembus plasenta pada saat kehamilan, menembus jaringan penyaring antara darah otak, dan menyusup ke lima organ circumventricular. Pelindung darah otak yang terkontaminasi dapat mengakibatkan kelainan hati, trauma, hipertensi, stres, demam tinggi dan proses penuaan. MSG juga memicu reaksi gatal, bintik merah di kulit, mual, dan muntah sakit kepala, migren, asma, gangguan hati, ketidakmampuan belajar dan depresi. "Penggunaan MSG lebih berisiko pada bayi dan anak-anak," katanya.
Dikatakan percobaan pada binatang, ayam yang mengonsumsi MSG sebanyak empat miligram mengantuk dan terkapar. MSG yang beredar di Indonesia ada dua jenis, yakni alami dan buatan (sintetik). "Hampir dapat dipastikan produsen makanan menggunakan MSG buatan karena jauh lebih murah," katanya.
mellihat hasil penelitian diatas saya begitu terkejut bahwa msg dapat mengakibatkan bermacam-macam gangguan kesehatan yang begitu mengerikan, dimana saya yang sebagai ibu rumah tangga juga sering menggunakan msg pada setiap masakan saya. saya berpikir bagaimana barang seberbahaya ini bisa dijual secara bebas dan dikonsumsi hampir semua kalangan masyarakat, dan bukannya tidak mungkin kalau msg dikonsumsi setiap hari khususnya anak-anak yang selalu memakan makanan kecil yang konon katanya mengandung msg dan tidak semua mencantumkan berapa gram kandungannya.
Apalagi ini masih belum jelas karena ternyata, hasil penelitian sekaligus pendapat PIRAC itu langsung diprotes keras oleh Sunarto Prawiro Sujanto, Ketua Persatuan Pabrik MSG dan Glutamic Acid Indonesia. Pernyataan PIRAC itu omong kosong. Penelitiannya bohong, kata mantan Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan (POM) pertama pada tahun 1974, ini.
Sunarto menambahkan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat sudah secara resmi menyatakan MSG aman. MSG beredar di Amerika dan tak merugikan kesehatan konsumen ujarnya.
Ia juga mengkritik hasil penelitian PIRAC tentang kadar MSG dalam berbagai merek makanan ringan. Menurut PIRAC, kandungan MSG yang dimaksud antara 0,46% dan 1,02%. Kalau benar kandungannya sebesar itu , berarti sebungkus makanan snack yang beratnya antara 14 dan 20 gram hanya mengandung MSG antara 64,4 miligram hingga 204 miligram. Tapi, PIRAC mengatakan bahwa makanan ringan tersebut seberat 200 gram”berarti jumlah MSG-nya adalah 0,92 gram sampai 2,04 gram. Tak ada makanan ringan seberat 200 gram,รข€ kata Sunarto.
berarti ini nyata-nyata belum jelas apakah boleh atau tidak, dan masih ragu-ragu. karena semuanya memiliki kepentingan dan kitalah para konsumen ini yang menjadi korbannya, dijadikan barang eksperimen secara terselubung. seharusnya hal ini dituntaskan dulu baru bisa diedarkan prodak-prodak ini, karena ini demi kesehatan dan masa epan anak-anak bangsa, tapi kalau saya punya solusi lebih baik jangan digunakan dulu sampai semuanya jelas. dan pada dasarnya masakan indonesiaitu sebenarnya enak walaupun tanpa msg, hanya kita saja yang harus bisa meracik rempah alami indonesia.

HANYA ADA DI GARUT

Masyarakat menyumbang agar dombanya cepat sembuh begitu katanya, begitu melihat jagoannya jatuh. Kegiatan mengadu domba ini sudah berlangsung semenjak 60 tahuanan yg lalu, domba ini berlaga hanya menggunakan tanduknya saja jika diadu. Biar makin ramai juga diiringi tarian gamelan.
Setiap domba dipakaikan asesoris biar lebih menarik. Setiap pertandingan bisa ratusan domba yang diadu, dan domba yang layak diadu harus berumur sekitar 1 tahun, penilaian diambil dengan beradu tanduk hingga 20 kali, biasanya dilihat dari cara domba mementalkan lawan. Digarut memang banyak peternakan domba, berbeda dengan domba biasa , domba garut telinganya lebih pendek dan tanduk lebih keras, sehingga dijadikan domba aduan, harga domba di garut bisa mencapai 150juta, kehebatan domba garut dinilai dari kekuatan tanduknya ketika berlaga. Sebelum berlaga domba diperlakukan khusus.
Perlakuan khususnya domba harus dimandikan dulu, walaupun agak susah, karena domba garut tidak biasa mandi. Mandinya menggunakan sabun khusus agar domba lebih steril dan bebas dari kuman. Lalu diberi makanan yang banyak agar berstamina dan rentetan ritual para pengadu.
Hanya saja segala sesuatu yang bersifat pertandingan yang memakai unsure kalah menang selalu dikotori dengan ulah beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka melakukan taruhan untuk setiap pertandingan.

PENAMBANG PASIR

sungai pesang, sungai yang berada di nangru aceh darussalam, beureun, ini begitu memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya, khususnya penambang pasir. Kehidupan mereka bergantung pada sungai ini. Setiap harinya mereka dapat menghasilkan 21 kapal pasir . dengan menggunakan alat seadanya seperti pengeruk yang terbuat dari besi yang berbentuk kerucut dan bertangkaikan kayu. Mereka berendam seharian dan mengeruk pasir dari dasar sungai yang jika belum biasa akan merasakan beratnya pengeruk dari besi itu.

Tak bisa dibantah lagi sungai ini begitu vital fungsinya. Keruhnya air tidak menghentikan langkah mereka untuk mencari nafkah bagi keluarga mereka. Penambang pasir akan banyak meraup pasir lebih banyak di bulan November dan Desember, karena musim hujan datang pada bulan itu dan banyak mengangkut pasir disetiap aliran sungainya, setiap harinya mereka bisa meraup Rp 90.000 setelah dipotong uang sewa kapal dan bahan bakar.

PUKAT DARAT

Karena pukat harimau sudah begitu membahayakan laut dan perekonomian para nelayan, banyak masyarakat nelayan yang beralih ke pukat darat. Pukat darat merupakan jaring yang ditarik dari darat, jaring yang berukuran 500m ini ditarik beramai-ramai dari tepi pantai, jaring terbuat dari ijuk dan biasanya berbeda warna dan diujungnya dipautkan sebuah jerigen sebagai tanda. Mereka memulai penangkapan dengan melaut untuk melepaskan jarring. Keranjang disiapkan untuk hasil tangkapan, setiap keranjang berisi 60 kg ikan. Para nelayan tidak pernah keberatan untuk memberikan hasil tangkapan mereka kepada para warga yang berbondong-bondong membawa kantong plasti, karena mereka sudah turut membantu nelayan untuk menarik pukat darat, dan itu dianggap sebagai upah bagi mereka.

Setelah ikan dibawa kepasar mereka kembali lagi ke laut, sebagian menunggu ditepi laut. Diatas perahu jaring sepanjang 500 m yang telah disusun akan dilepaskan, mereka berputar utk membuka jaring dan ini harus dengan cepat agar ikan tidak lari. Perahu terus berputar dan jaring terus diturunkan , pukat darat biasanya dilakukan dari pagi hingga siang hari, mereka bisa empat kali menebar pukat sepanjang hari. Semakin banyak tangkapan semakin sering pukat disebar, jaring selesai diturunkan, para nelayan kembali kepantai utk menarik jaring, langkah nelayan seirma menarik jaring ke pantai dgn berjalan miring. Jaring biru telah terlihat para nelayan bergegas utk menarik jarring,jika mendapatkan ikan sedikit penjaringanpun dihentikan karena akan membuang waktu dan tenaga saja. ikan bilih biasanya yang menjadi sasaran para nelayan, karena sekilonya ikan bilih dihargai 90.000 per kgnya.

;;